TUGAS TLJ 2 SEPTEMBER 2020

 1. Identifikasi pentingnya internet dan telepon dalam jaringan

Peran internet dalam komunikasi

Dapat kita lihat bahwa pengguna internet di Indonesia paling banyak mengakses informasi yang mereka butuhkan dengan bantuan internet menggunakan telepon seluler. Kemudahan yang ditawarkan menjadi faktor utama tingginya pengguna internet yang mengandalkan telepon seluler miliknya. Harga yang bervariasi juga memungkinkan masyarakat dari kelas manapun untuk mendapatkannya sehingga pola komunikasi yang mereka lakukan mulai berubah.

internet yang terdapat pada telepon seluler memungkinkan penggunanya untuk melakukan komunikasi jarak jauh tidak hanya terbatas pada panggilan suara atau mengirimkan pesan singkat, namun juga dapat melakukan panggilan video dan saling berkirim pesan melalui aplikasi- aplikasi yang tersedia. Akses internet mendukung bentuk-bentuk komunitas virtual atau jejaring sosial seperti MySpace dan Facebook. Jejaring sosial tidak hanya memungkinkan anggotanya saling terhubung namun lebih dari itu yakni menawarkan pesan instan, berbagi musik, berbagi dokumen, berbagi video, permainan, dan fasilitas lainnya.

Salah satu hal yang sangat dirasakan dari manfaat internet adalah kemudahan berkomunikasi dalam mengirimkan sebuah pesan atau menerima pesan. Selain itu beberapa efek positif yang ditimbulkan dari penggunaan internet yakni menjadi sarana dan tempat untuk menambah teman baru, kembali berkomunikasi dengan teman lama, tetap terhubung dengan anggota keluarga, mempelajari profile kandidat saat pemilihan umum, membeli barang secara online, sampai mengeksplore hal-hal lainnya yang dibutuhkan. Informasi atau berita yang ingin diketahui masyarakat juga dapat di akses menggunakan internet yang berefek masyarakat cenderung dengan mudah mendapatkan apa yang dia inginkan dalam waktu hitungan detik saja.

2. Identifikasi kelebihan dan kekurangan jaringan WIRELINE,  WIRELESS dan jaringan dengan modem dan jaringan dengan satelit

A. Jaringan Kabel (Wireline)
·         Fungsi jaringan adalah untuk berbagi sumber daya yang dimiliki dan untuk berkomunikasi secara elektronik. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan. Jaringan komputer wireline bekerja bekerja dengan menggunakan kabel-kabel sebagai penghubung antar komputer.
·         Kabel yang dapat digunakan adalah kabel coaxial, twisted pair dan serat optik.
·         Pada setiap komputer harus dilengkapi dengan kartu antarmuka yang disebut dengan NIC (Network Interface Card) atau LAN (Local Area Network).
·         Jaringan kabel yang biasanya digunakan pada area yang kecil misalnya satu ruangan dan gedung. Setiap komputer yang terhubung dalam jaringan memiliki MAC Address atau IP Address (Internet Protocol, merupakan alamat penomoran komputer, maksimal 255) yang berbeda-beda.
·         Keunggulan dari jaringan wireline adalah:
·         Transmisi data 10 s.d. 100 Mbps
·         Delay atau waktu koneksi antarkomputer cepat
·         Transmisi data berjalan dengan lancar
·         Biaya peralatan terjangkau
·         Kelemahan dari jaringan wireline adalah :
·         Penggunaan terbatas pada tempat yang terjangkau kabel
·         Waktu untuk instalasi lama
·         Membutuhkan tempat dan lokasi jaringan yang permanen
·         Membutuhkan biaya perawatan rutin
·         Sulit untuk berpindah tempat
B. Jaringan Tanpa Kabel (Wireless)
·         Seiring dengan kecanggihan teknologi informasi, untuk membangun sebuah jaringan komputer dapat dimungkinkan tanpa menggunakan kabel (nirkabel).
·         Untuk pengganti kabel sebagai penghubung dapat digunakan gelombang radio (radio frequency), sinar inframerah (infrared), bluetooth, dan melalui gelombang mikro (microwave).
·         Komputer mobile, seperti notebook dan PDA (personal digital assistant) merupakan komputer yang dapat digunakan pada jaringan nirkabel.
·         Keunggulan / keuntungan jaringan nirkabel:
·         Mobilitas (Jaringan nirkabel menyediakan pengaksesan secara real-time kepada pengguna jaringan dimana saja selama berada dalam batas aksesnya.)
·         Kecepatan Instalasi (Proses instalasi jaringan ini relatif lebih cepat dan mudah karena tidak membutuhkan kabel yang harus dipasang sebagai penghubung.)
·         Fleksibilitas tempat (Jaringan nirkabel atau wireless sangat fleksible terhadap tempat, berbeda dengan jaringan kabel yang tidak mungkin untuk dipasang tanpa kabel)
·         Pengurangan anggaran biaya (Bila terjadi perpindahan tempat, anggaran biaya dapat ditekan walaupun investasi awal pada jaringan nirkabel ini lebih besar biayanya daripada jaringan kabel. Biaya instalasi dapat diperkecil karena tidak membutuhkan kabel dan biaya pemeliharaannyapun lebih murah.)
·         Konfigurasi jangkauan (Konfigurasi jaringan dapat diubah dari jaringan peer–to-peer untuk jumlah pengguna yang sedikit menjadi jaringan infrastruktur yang lebih banyak.)
·         Kelemahan dari jaringan nirkabel adalah:
·         Transmisi data hanya 1-2 Mbps yang jumlahnya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
·         Transmisi data dari komputer yang berbeda dapat mengganggu satu sama lainnya.
·         Biaya peralatan mahal
·         Adanya delay atau waktu koneksi yang besar
·         Adanya masalah propagasi radio, seperti terhalang, terpantul, dan banyak sumber interferensi
·         Kapasitas jaringan memiliki keterbatasan yang disebabkan spektrumnya tidak besar (pita frekuensinya tidak dapat diperlebar)
·         Keamanan data atau kerahasiaan data kurang terjamin
·         Sinyalnya terputus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda yang menghalangi sinyal.
·         Pembangunan jaringan nirkabel pada area kecil sangat sederhana, kita hanya membutuhkan satu buah wireless access point sebagai hotspot dan wireless card adapter yang dipasang pada setiap komputer.
·         Untuk jaringan nirkabel yang lebih luas dapat menggunakan microwave (gelombang mikro) yang dihubungkan dengan satelit. Gelombang mikro dapat mencapai jarak yang jauh dan luas. Jaringan ini memerlukan biaya yang agak mahal.
C. Jaringan Modem
·         Modem merupakan media elektronik untuk menghubungkan komputer dengan jaringan internet. Modem bekerja menggunakan sinyal digital yang diterjemahkan menjadi sinyal analog untuk ditransmisikan dan sebaliknya, menerjemahkan sinyal analog menjadi sinyal digital.
·         Berdasarkan teknologinya, modem dibedakan menjadi:
·         Modem Dial-Up (Modem telepon)
·         Cable Modem
·         Model DSL
·         Modem Dial-Up (Modem Telepon)
·         Modem telepon bekerja dengan menggunakan jaringan wireline yaitu kabel telepon. Pemasangan pada modem dial-up ini prosesnya lebih mudah dan biaya lebih murah – harus menghubungi ISP (internet service provider).
·         Jenis modem ini yang beredar terdiri dari model internal dan model eksternal. Modem internal dipasang pada slot ekspansi mainboard, dan model eksternal dipasang pada komputer dengan menggunakan kabel data serial atau kabel data USB.
·         Contoh ISP : Telkomnet (telkomnet@instan), IndosatNet, WasantaraNet, GrahamediaNet, dan CBNet.
·         Cable Modem
·         Cable modem memiliki cara kerja yang menyerupai cara kerja Network Interface Card (NIC) atau kartu ethernet yang dipasang pada komputer untuk LAN.
·         Proses kerja dari cable modem adalah memisahkan sinyal dari TV kabel menjadi dua yaitu sinyal untuk televisi dan sinyal data yang dihubungkan ke cable modem. Kemudian, cable modem dihubungkan dengan kartu jaringan (Network Interface Card) yang terdapat dalam PC. Kecepatan data downstream (sinyal masuk) rata-rata berkisat antara 4-56 Mbps. Sedangan kecepatan upstream (sinyal keluar) berkisar antara 256 Kbps hingga Mbps.Telkom Speedy (Modem DSL)
·         Contoh : Untuk mendownload file sebesar 10 MB, pada beberapa modem idealnya dapat dilihat seperti tabel berikut :
Tipe Modem
Kecepatan Modem
Waktu Transfer
Modem Dial Up
Modem Dial Up
Modem Dial Up
Modem ISDN
Cable Modem
Cable Modem
14.400 bps
28.800 bps
56.000 bps
128.000 bps
4 Mbps
10 Mbps
1,5 jam
46 menit
24 menit
10 menit
20 detik
8 detik
·         Selain kecepatan transfer seperti tabel diatas, pada kenyataannya juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu :
·         Kecepatan processor dan memori komputer
·         Perangkat keras dan lunak yang mengatur alur data antara jaringan dan internet
·         Kepadatan lalu-lintas internet yang melalui backbone internet dari penyedia jasa internet
·         Kemampuan dan kecepatan dari server
·         Jumlah pengguna yang mengakses suatu server secara bersamaan
·         Modem DSL
·         Saat ini DSL (Digital Subscribser Line) merupakan pesaing utama cable modem.
·         Teknologi untuk modem DSL yang baru tersedia adalah ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) . Tapi di Indonesia belum semua daerah terjangkau oleh teknologi DSL.
·         ADSL menggunakan jaringan kabel telepon yang sudah diupgrade atau memiliki enhancement tertentu. ADSL tidak membutuhkan saluran telepon kedua tetapi membutuhkan splitter untuk pembagian antara modem dengan telepon. Kecepatan ADSL tidak terlalu jauh berbeda dengan kabel modem, dimana kecepatan downstream (data masuk) maksimum 1,5 Mbps dan kecepatan upstream (data keluar) berkisar antara 64 Kbps.
D. Jaringan Dengan Satelit
Cara Kerja Satelit :

·         Cara kerja satelit secara sistem konvensional yaitu dengan mengirimkan sinyal dari komputer dan direlay oleh satelit tanpa dilakukan pemrosesan dalam satelit.
·         Komponen dasar dari transmisi satelit adalah :
·         Satelit Bumi => digunakan untuk mengirim dan menerima data.
·         Satelit (transponder)
·         Cara kerja transmisi data melalui satelit dengan memperhatikan komponen yaitu satelit menerima sinyal dari satelit bumi (up-link) kemudian memperkuat sinyal, mengubah frekuensi dan mentransmisikan kembali data ke stasiun bumi penerima yang lain (down-link).
·         Jangkauan frekuensi satelit adalah:
·         4-6 giga hertz disebut dengan C-Band
·         12-14 giga hertz disebut dengan Ku-Band
·         20 giga hertz
·         Kelemahan jaringan satelit adalah transmisi sangat mudah ditangkap karena berjalan melalui udara terbuka.
·         Jaringan telekomunikasi menggunakan satelit sangat tepat untuk menjangkau wilayah yang sulit dicapai oleh jaringan kabel maupun jaringan wireless konvensional. Selain itu, komunikasi satelit dapat dipilih untuk menjangkau area geografis yang lebih luas. Salah satu contoh jaringan telekomunikasi menggunakan satelit adalah VSAT. Komunikasi dengan VSAT terjamin keamanannya dan cepat. Sistem ini jauh lebih sulit disadap dibanding dengan komunikasi radio maupun komunikasi menggunakan kabel.
·         Keuntungan pemakaian VSAT adalah:
·         Kecepatan transfernya tinggi
·         Jaringan akses langsung ke router ISP dengan keandalan mendekati 100%.
·         Sistem VSAT banyak diterapkan pada mesin-mesin ATM (Automatic Teller Machine), televisi berlangganan, dan telepon satelit.
·         Skema Jaringan VSA
elsatelitsebagai jaringan internet dan multimedia memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
·         -Jangkauan yang luas antarbenua
·         -Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi
·         -Pembangunan infrastrukturnya relatif cepat
·         -Sedangkan beberapa kekurangannya, yaitu:
·         -Keamanan data kurang terjamin
·         -Peralatan yang sangat mahal

3. 3.  Pentingnya kebutuhan sumber daya telekomunikasi dalam jaringan

Kebutuhan telekomunikasi jaringan dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu:
  • Analisis peninjauan lapangan dalam telekomunikasi
  • Analisis kebutuhan sumber daya dalam telekomunikasi
  • Analisis kebutuhan perangkat dalam telekomunikasi 
A. Analisis Peninjauan Lapangan
Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian informasi dari satu tempat ke tempat lain, contohnya seperti telepon genggam. Telepon genggam merupakan media telekomunikasi dua arah yang bisa menyampaikan dan merespon informasi saat bersamaan. Telekomunikasi dapat memudahkan kita dalam menjalankan bisnis dan juga sebagai media mencari informasi, media hiburan, maupun media sosialisasi. Jadi, tak jarang seseorang mempunyai telepon lebih dari satu.Pada tahun 2011, pelanggan telepon genggam saja sudah mencapi 77 %  atau 5,3 milyar orang. Perkembangan ponsel di zaman ini telah memberikan perubahan perilaku bagi penggunanya baik itu positif maupun negatif.
  • Dampak Positif
1. Hubungan Antar Manusia 
Penggunaan ponsel meningkatkan konektivitas, baik jarak jauh maupun dekat, mengurangi jumlah waktu dimana kita tidak bisa berkomunikasi, maka mempermudah hubungan antar manusia.


2. Dunia Kerja dan Bisnis
Menggunakan ponsel dalam dunia bisnis sangat menguntungkan, karena kita bisa memasarkan produk kita dengan cara yang mudah dan bisa menjangkau sampai pasar internasional, dan juga memudahkan kita untuk mencari bahan baku yang kita butuhkan. Selain itu kita juga bisa mencari lowongan pekerjaan lewat jejaring sosial. Fanspage(di Facebook).

3. Dampak Demografis
Untuk warga lanjut usia dapat mengurangi rasa terisolasi dengan menggunakan ponsel dan tidak bergantung pada kunjungan dari orang lain untuk tetap berhubungan/berkomunikasi. Untuk anak-anak dan remaja memungkinkan mereka untuk mengembangkan kemandirian mereka.

4. Jenis Komunikasi

Memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi dalam berbagai cara termasuk panggilan, pesan teks (instant messaging), email, dll.
Dampak Negatif
1. Kepribadian Anak
perubahan tingkah laku (menjadi malas).



2. Kesehatan
Menjadikan susah tidur (terlalu sering menjadi kebiasaan).


3. Tingkat Kehidupan Masyarakat
Semakin tidak peka terhadap lingkungan (memicu kejahatan dan penipuan).

4. Kemalasan
Proses interaksi secara langsung jarang dilakukan.


B. Analisis Kebutuhan Sumber Daya Dalam Telekomunikasi
a) Jaringan Kabel Wireline 
Fungsi jaringan adalah untuk berbagi sumber daya yang dimiliki dan untuk berkomunikasi secara elektronik. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan. Jaringan komputer wireline bekerja bekerja dengan menggunakan kabel-kabel sebagai penghubung antar komputer.



Nama : Syerli marselina
Kelas: XI tkj 3


Komentar